Investasi Bisnis Di Indonesia

Investasi Bisnis Di Indonesia

Indonesia merupakan sebuah negara agraris yang dikenal akan keasrian dan kesuburan alamnya Indonesia juga memiliki cakupan wilayah yang luas serta kekayaan akan sumber daya alam sehingga predikat sebagai negara agraris semakin kuat disandang. Sebagai negara agraris Indonesia memiliki kelebihan di bidang pangan, hampir setiap tahun Indonesia dapat memenuhi kebutuhan pangan di setiap daerah, bahkan selain mencukupi kebutuhan pangan bidang pertanian juga ikut menyumbangkan lapangan pekerjaan bagi masyarakat Indonesia. Pada tahun 2009 bidang pertanian telah mampu menyerap tenaga kerja sebesar 40% atau setara dengan sekitar 46,7 juta jiwa. Berdasrkan peluang-peluang tersebutlah maka bidang pertanian di Indonesia memiliki potensi investasi bisnis yang besar.

Investasi yang umumnya disebut juga sebagai penanaman modal merupakan istilah yang berhubungan dengan keuangan dan ekonomi. Investasi kemudian juga berarti pembelian terhadap barang produksi yang digunakan sebagai modal untuk masa yang akan datang. Investasi bisnis dalam bidang pertanian sendiripun sangatlah luas mulai dari alat pertanian, logistik pertanian hingga pada proses penanganan pasca panen. Komoditi bahan pertanian yang memiliki potensi besar untuk ditingkatkan dan dikembangkan melalui investasi juga cukup banyak seperti komoditas hortikultura, tanaman pangan, hingga komoditas tanaman perkebunan.

Menurut data BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) investasi bisnis pada bidang pertanian pada tahun 2015 mengalami peningkatan hingga pada 8% atau berkisar Rp. 27,82 triliun yang dimana lebih baik dari tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa masih terdapat potensi yang bisa terus dikembangkan dalam bidang pertanian di Indonesia. Keuntungan dari berinvestasi terkhusus dalam bidang pertanian memiliki kelebihan yatu sebagai bahan pangan hampir semua produk pertanian selalu dibutuhkan bukan hanya pada pasar dalam negeri namun juga hingga pada kancah internasional, terlebih sebagai negara agraris sangat besar kemampuan Indonesia untuk dapat memproduksi hasil pertanian yang berkualitas.

Menurut data FAO pada tahun 2009 Indonesia merupakan negara ke tiga penghasil beras terbesar di dunia setelah Cina dan India, hal ini juga menjadi bukti bahwa potensi pertanian di Indonesia sangat besar dan dengan adanya investasi bisnis maka perkembangan kualitas pertanian dapat semakin baik. Berbagai komoditas yang dapat menerima investasi sangatlah beragam padi termasuk diantaranya, padi sebagai bahan pangan utama merupakan komoditas yang strategis. Selain itu komoditas pangan ke dua ialah jagung juga memiliki nilai investasi yang besar bahkan jenis jagung tidak hanya jenis yang dapat digunakan sebagai bahan pangan namun juga terdapat jagung untuk bahan pakan sehingga jagung juga bisa dikategorikan sebagai komoditas stratetgis. Selain komoditas pangan komoditas tanaman perkebunan seperti sawit, kopi, karet dan masih banyak lagi juga dapat menjadi sasaran investasi modal yang menguntungkan.

Informasi mengenai investasi bisnis bisa dilihat disini : http://www.bkpm.go.id/id/investasi-di-indonesia/biaya-untuk-melakukan-bisnis

Share