Izin Usaha Tetap Dari Badan Penanaman Modal

Izin Usaha Tetap Dari Badan Penanaman Modal

Setiap perusahaan yang berdiri dan beroperasi di Indonesia membutuhkan izin usaha dan salah satunya adalah Izin Usaha Tetap atau IUT. Izin tersebut merupakan izin yang dikeluarkan oleh badan penanaman modal, dalam hal ini adalah BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) atau BKMD (Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah) kepada perusahaan atau badan usaha dalam bentuk PT yang didirikan untuk PMDN (Penanaman Modal Dalam Negeri) atau PMA (Penanaman Modal Asing) atau foreign direct investment indonesia. Kewenangan Izin tersebut oleh BKPM diatur dalam UU No. 22 Th 1999 dan UU No. 32 Th 2004.

Izin Usaha Tetap Dari Badan Penanaman Modal

Izin Usaha Tetap atau IUT yang berfungsi untuk PMA atau penanaman modal asing berlaku hingga 30 tahun sedangkan untuk PMDN, berlaku hingga perusahaan beroperasi. Perusahaan yang berhak atau dapat mengajukan izin usaha sebagai izin operasional adalah:

 

  • Izin usaha tetap untuk perusahaan yang bergerak di sektor perdagangan umum, baik barang atau jasa.
  • Perusahaan yang bergerak di bidang industri atau pabrikasi di luar pertambangan gas, minyak serta panas bumi. Perusahaan ini akan diberikan izin usaha industri untuk izin operasional.

 

Prosedur untuk mengurus izin usaha tetap tersebut yang dikeluarkan oleh badan perihal penanaman modal yaitu:

 

  • Pengurus atau orang yang diberi tanggung jawab untuk mengurus izin, datang ke BKPM atau BKMD.
  • Mengisi formulir atau aplikasi untuk mengajukan izin usaha.
  • Memenuhi pesyaratan yaitu telah berproduksi dan telah melebihi batas waktu yaitu 3 tahun.

 

Dokumen yang harus dilampirkan untuk membuat Izin Usaha tetap yaitu:

 

  • Fotokopi akte notaris dan perubahan.
  • Fotokopi KTP serta NPWP dari pengurus dan pemegang saham bagi WNI dan passport untuk WNA.
  • Surat keputusan kehakiman dan perubahan.
  • Fotokopi domisili.
  • Fotokopi NPWP.
  • Fotokopi SP dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).
  • Fotokopi tanda daftar perusahaan atau TDP.
  • Fotokopi IMB (Izin mendirikan bangunan).
  • Surat sewa menyewa kantor.
  • Fotokopi UU gangguan (UUG)/HO.
  • Laporan kegiatan penanaman modal atau LKPM.

 

Selain dokumen tersebut, terdapat dokumen asli yang harus diperlihatkan yaitu akta pendirian dan perubahannya, SK kehakiman, NPWP, TDP, surat domisili perusahaan. Setelah Anda mengajukan persyaratan tersebut ke badan penanaman modal, maka Anda harus menunggu setidaknya 14 hari masa kerja sebelum mendapatkan izin tersebut. Setelah mendapatkan izin tersebut, perusahaan yang bersangkutan dapat melaksanakan usaha komersial atau usaha berdasarkan pada izin surat tersebut. Selain izin usaha tetap, Anda juga harus mengurus izin yang dikeluarkan oleh BKPM sehingga usaha tetap berjalan. Izin tersebut yaitu:

 

  • Izin angka pengenal importer terbatas.
  • Rencana penggunaan tenaga asing.
  • Rekomendasi visa untuk pekerja asing.
  • Perpanjangan izin untuk mempekerjakan tenaga asing yang bekerja lebih dari 1 provinsi.
  • Fasilitas keringanan/pembebasan bea masuk impor barang.
  • Modal ataupun bahan baku serta fasilitas fisikal lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *